PENGERTIAN DAN CONTOH ASKEP

CONTOH ASKEP

Dalam dunia keperawatan terdapat banyak contoh ASKEP . Seorang perawat, tentunya mengetahui mengenai ASKEP. ASKEP atau asuhan keperawatan adalah proses pada praktik keperawatan yang diberikan langsung kepada pasien. Asuhan keperawatan ini dilaksanakan berdasarkan kaidah keperawatan yang didasarkan pada kebutuhan objektif pasien untuk mengatasi masalah pasien.

Tujuan ASKEP atau asuhan keperawatan sangat bermanfaat yaitu, membantu pasien untuk mandiri, mengajak masyarakat dapat berpartisipasi di bidang kesehatan, membantu individu atau pasien mengembangkan potensi dalam memelihara kesehatan dirinya sehingga tidak tergantung dengan orang lain dalam memelihara kesehatan, dan membantu memperoleh derajat kesehatan optimal.

Contoh ASKEP Bronkiektasis

Bronkiektasis merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan adanya dilatasi bronkus lokal yang berjalan kronik dan bersifat patologis. Kelainan pada bronkus tersebut disebabkan oleh terjadinya perubahan dalam dinding bronkus yang berupa destruksi elemen-elemen elastis dan otot-otot bronkus. Umumnya bronkus yang terkena yaitu bronkus kecil, sementara bronkus besar jarang terkena.

Pengkajian ASKEP untuk Bronkiektasis, yaitu:

1. Identitas pasien

Berisi mengenai nama, usia, pendidikan, pekerjaan, bangsa, alamat tinggal, tanggal MRS, tanggal pengkajian, dan diagnosa.

2. Identitas Penanggungjawab

Berisi nama, usia, pendidikan, pekerjaan, bangsa, alamat, dan hubungan dengan pasien.

3. Keluhan utama saat pengkajian

Keluhan utama yang muncul dan dirasakan pada pasien dengan bronkiektasis (Gangguan pernapasan) adalah masalah yang dialami oleh pasien saat itu juga.

4. Riwayat sekarang

Data umum kesehatan, riwayat atau adanya faktor-faktor penunjang, pemeriksaan fisik berdasarkan fokus pada sistem pernapasan dan pemeriksaan diagnostik.

Selanjutnya setelah dilaksanakan pengkajian, proses selanjutnya yaitu diagnosa keperawatan dan intervensi keperawatan.

Contoh ASKEP Kanker Paru

Kanker paru atau ca paru merupakan tumor ganas pada paru primer yang berasal dari saluran napas atau epitel bronkus. Kanker paru ini terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak normal, tidak terbatas, dan rusaknya sel-sel atau jaringan yang normal.

Selanjutnya pertumbuhan dari sel-sel kanker tersebut akan menyebabkan jaringan menjadi besar yang kemudian disebut tumor ganas. Contoh

Pengkajian contoh ASKEP pada Kanker Paru:

1. Preoperasi

a. Aktivitas/istirahat: gejala seperti tidak mampu melakukan kebiasaan rutin

b. Sirkulasi: gejala obstruksi vana kava

c. Integritas ego: gejala perasaan takut. Ditandai dengan insomnia, kegelisahan, dan pertanyaan yang diulang-ulang.

d. Eliminasi: gejala diare yang hilang timbul dan peningkatan frekuensi dan jumlah urin.

e. Makanan/cairan: gejala terjadi penurunan berat badan, nafsu makan yang buruk, sulit menelan, dan haus atau peningkatan masukan cairan.

f. Nyeri/kenyamanan: gejala nyeri di dada

g. Pernapasan: gejala batuk ringan atau perubahan pola batuk

h. Keamanan: ditandai oleh demam dan kulit pucat

i. Seksualtas: ditandai dengan perubahan hormon neoplastik, karsinoma sel besar (ginekomastia)

j. Penyuluhan: gejala faktor risiko keluarga, kanker dan tuberkulosis.

2. Pasca operasi

a. Karakteristik, kedalaman pernapasan, dan warna kulit pasien.

b. Frekuensi dan irama jantung.

c. Pemeriksaan laboratorium terkait (GDA, elektolit, Hb dan Ht).

d. Pemantau tekanan pada vena sentral

e. Status nutrisi pasien

f. Status mobilisasi ekstremitas (khususnya di sisi yang di operasi)

g. Kondisi serta karakteristik water seal drainase: aktivitas, sirkulasi, eliminasi, makanan dan cairan, neuronsensori, seta nyeri dan ketidaknyamanan.

Dengan adanya ASKEP berfungsi untuk memberikan pedoman serta bimbingan yang sistematis dan ilmiah untuk tenaga keperawatan dalam memecahkan masalah para pasien.

CONTOH ASKEP Selain itu asuhan keperawatan juga membebaskan pasien untuk mendapatkan pelayanan yang optimal berdasarkan pada kebutuhan dalam kemandirian di bidang kesehatan.