Cara Mengolah Microgreens Yang Direkomendasikan Oleh Para Koki Dunia

mengolah microgreen 11

Menanam microgreens untuk mendapatkan keuntungan di perlukan pengetahuan mengenai cara mengolah microgreens dengan baik dan benar. Hal ini disebabkan karena microgreens bisa menjadi cara yang bagus untuk mengubah keterampilan berkebun Anda menjadi pendapatan yang solid dari menjual tanaman microgreen Anda ke pedagang grosir lokal, perorangan bahkan ke restoran.

Microgreens menjadi populer sekitar 20 tahun yang lalu dan semakin popular 5 tahun terakhir ini, ketika beberapa koki California yang trendi mulai menggunakannya untuk menambahkan sentuhan unik pada hiasan dan salad mereka.

Popularitas itu terus tumbuh, dengan microgreens dinamai sebagai salah satu tren makanan baru yang digemari oleh beberapa majalah restoran, bahkan banyak para selebritis dan influencer yang juga semakin memasukkan sayuran ini kedalam daftar diet mereka.

Popularitas ini telah menciptakan permintaan yang stabil untuk tanaman mikro ini, dan menjadikannya salah satu tanaman baru terbaik bagi para petani perkotaan, karena sangat sedikit ruang untuk menanam sayuran hijau, baik itu di dalam rumah atau di luar ruangan.

Jika Anda mempertimbangkan untuk memulai pertanian perkotaan dengan tanaman hijau sebagai tanaman utama, berikut adalah beberapa tips pertanyaan dan jawaban teratas tentang tanaman khusus yang semakin populer ini.

Sayuran Microgreens dan Cara Mengolah Microgreens

1. Apa itu microgreen?
Microgreens adalah tanaman kecil yang bisa dimakan yang umurnya lebih tua dari kecambah, tetapi lebih muda dari tanaman dewasa. Mengolah microgreens dipanen setelah daun sejati pertama kali berkembang.

Sayuran ini adalah yang terkecil dari salad sayuran, dan dapat ditanam dari hampir semua varietas tanaman yang akan menghasilkan tanaman yang matang, seperti bit, lobak atau pun sawi.

2. Apa perbedaan antara kecambah dan sayuran microgreens ?
Karena ukurannya, microgreens sering dikacaukan dengan kecambah. Sayuran microgreens bukan kecambah. Kecambah hanyalah biji berkecambah yang tumbuh di air, dengan benih, akar dan batang masih melekat.

Microgreens tidak tumbuh di air, seperti halnya kecambah. Mereka umumnya tumbuh di tanah atau di atas tikar yang steril seperti tikar serat.

Kepadatan benih untuk sayuran hijau jauh lebih rendah daripada kecambah, yang memungkinkan banyak ruang bagi setiap tanaman kecil untuk tumbuh, dan mencegah masalah penyakit yang biasa terjadi pada kecambah. Microgreens dipanen dengan memotong, tanpa akar.

3. Dapatkah Anda menanam sayuran hijau di daerah / iklim mana saja?
Tidak seperti kebanyakan tanaman,mengolah microgreens dapat ditanam hampir di mana saja, bahkan selama musim dingin di zona iklim utara atau pun di terik panasnya udara tropis di Indonesia.

Mengolah microgreens membutuhkan ruang yang sangat sedikit, maka praktis, dan menguntungkan, untuk menumbuhkannya di dalam ruangan ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan pertumbuhan di luar

4. Tanaman apa yang terbaik untuk tumbuh sebagai microgreens?
Mengolah microgreens banyak digunakan untuk menambahkan rasa khusus ke hidangan utama atau salad, varietas yang paling populer adalah yang pedas.

Ini termasuk arugula, yang menambahkan rasa pedas ke makanan lain, kemangi, seledri, kol, daun ketumbar, ramuan pedas yang banyak digunakan, endive, mustard dan lobak tajam. Selain mikro pedas yang populer, petani juga akan menghasilkan berbagai sayuran berwarna-warni, seperti rainbow chard atau kale.

5. Berapa banyak uang yang dapat dihasilkan oleh bisnis microgreen?
Siklus panennya yang sangat singkat, petani komersial dapat menghasilkan pendapatan yang baik dalam ruang yang sangat kecil.

Kebanyakan varietas hijau mikro siap panen dalam waktu sekitar dua minggu, sehingga petani yang mampu dapat menghasilkan 20-25 tanaman per tahun. Dengan menumpuk saluran atau baki yang tumbuh secara vertikal, empat kali lebih banyak dapat diproduksi di ruang yang sama.

6. Apakah diperlukan benih khusus untuk sayuran super mini ini?
Benih yang digunakan untuk tanaman ini adalah biji yang tidak diolah, lebih disukai organik, yang merupakan benih yang sama dengan yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman ukuran penuh.

Tanaman sayuran ini ditanam lebih dekat satu sama lain, dibutuhkan lebih banyak benih untuk menumbuhkan microgreens daripada tanaman yang ditanam di lapangan.

Itu sebabnya membeli benih dari sumber grosir adalah suatu keharusan untuk mendapatkan keuntungan. Demikian tips cara mengolah microgreens untuk Anda.